Minggu, 17 September 2017

Ngeperadu Daw

Prosesi Ngantak Daw (Ngeperadu Daw)



Selengkapnya dapat di baca di : http://www.lampost.co/berita-prosesi-ngantak-daw-nguperadu-daw

Minggu, 10 September 2017

Manjau Ngemian

Manjau Ngemian


Selengkapnya dapat di lihat di melalui Link : http://www.lampost.co/berita-manjau-ngemian-prosesi-perkawinan-adat-pepadun

Minggu, 03 September 2017

Ngantak Salah

Ngantak Salah, Proses Penyelesaian Perkawinan dengan Cara Sebambangan

 

Minggu, 27 Agustus 2017

Sebambangan

Sebambangan, Tata Cara Perkawinan Masyarakat Adat Lampung

 

Minggu, 20 Agustus 2017

Kurauan

Kurauan, Tradisi Adat Lampung Dalam Berlebaran
Kurauan, Tradisi Adat Lampung Dalam Berlebaran
Bentuk pelaksanaan kurauan sendiri adalah menyambung silaturahim dengan cara mendatangi semua rumah antara tetangga satu kampung yang dilakukan oleh jamaah, setelah pelaksanaan sholat Ied dimasjid selesai dilaksanakan. Kunjung mengunjungi dilakukan sebelum pulang kerumah dengan cara berkelompok memasuki rumah-rumah yang memang sudah menyiapkan makanan khas lebaran di rumah masing-masing tanpa ada yang terlewat.
Selengkapnya dapat di baca di koran Lampung Post, Rubrik Lampung Tumbai hari Minggu 18 Juni 2017 halaman 17.

Minggu, 06 Agustus 2017

Ngelama

Ngelama, Tradisi Adat Lampung Menyambut Kelahiran Bayi

Ngelama, Rubrik Lampung Tumbai Lampung Post hari Minggu 11 Juni 2017 halaman 17
Dalam proses kelahiran seorang bayi ada banyak tradisi ulun lampung tumbai dalam menyambutnya. selian silih darah, nabor sagun, dan ruyang ruyang mandi pagi. Sebab, kelahiran seorang bayi adalah bertambahnya anggota keluarga, secara otomatisbertambah pulalah bagian dari sistem kekerabatan adat.
Selengkapnya dapat dibaca di Rubrik Lampung Tumbai Lampung Post hari Minggu 11 Juni 2017 halaman 17

Rabu, 26 Juli 2017

Nabor Sagun

Nabor Sagun, Traidisi Adat Lampung Menyambut Kelahiran Bayi

Nabor Sagun, Rubrik Lampung Tumbai Lampung Post halaman 17
Nabor Sagun adalah membagikan Sagun atau makanan sagun yaitu makanan ringan tradisional khas Lampung yang terdiri dari dua macam sagun, yakni yang berwarna kuning terbuat dari bahan dasar kelapa dan sagun berwarna putih dibuat dari bahan dasar tepung.
Selengkapnya dapat dibaca di Rubrik Lampung Tumbai, Koran Lampung Post hari Minggu 4 Juni 2017 halaman 17

Minggu, 02 Juli 2017

Canggot Lebaran

Canggot Lebaran, Tradisi Muda Mudi Lampung Pasca Lebaran
Rubrik Lampung Tumbai Lampung Post, Minggu 2 Juli 2017
Kekayaan warisan tradisi adat Lampung sendiri saat ini tidak lepas dari pengaruh akulturasi budaya terutama Islam, adanya pengaruh Agama Islam yang kental tampak dari beberapa tradisi mulai dari tradisi perkawinan, kelahiran, hingga kematian.  Tradisi ulun Lampung yang merupakan bentuk akulturasi dengan Islam tampak dari beberapa kegiatan dalam bulan Ramadhan hingga memasuki bulan Syawal contohnya seperti tadarus quran, ziarah kubur, khataman quran, dan berbagi berkat di Masjid pada malam menjelang 1 Syawal. Dalam menyambut bulan syawal atau lebaran ada tradisi turun temurun yang saat ini masih tetap berlangsung terutama di Tiyuh-tiyuh tuha (kampung-kampung tua) di Lampung seperti Kurauan, Ngurau kebayan, dan canggot lebaran.
Selengkapnya dapat dibaca di Lampung Post, Rubrik Lampung Tumbai Minggu 2 Juli 2017 halaman 17.